Apa itu Eksportir? Ini Definisi, Tugas dan Cara Melakukan Ekspor

Posted by

Goorita - Apa itu Eksportir Ini Definisi, Tugas dan Cara Melakukan Ekspor

Di tengah perekonomian bumi yang lalu bertumbuh hingga dikala ini, aktivitas ekspor serta memasukkan pastinya telah tidak asing lagi ditelinga kita. Cara ini amat berarti buat pengiriman benda dari masing- masing negeri. Nah, bila ekspor merupakan kegiatannya, hingga eksportir merupakan pelakon dari ekspor itu.

Jadi, apa itu eksportir? Gimana metode jadi seseorang eksportir? Temui tanggapannya dengan membaca postingan ini sampai berakhir.

Pengertian Eksportir Adalah?

Dari bidang bahasa, eksportir merupakan tubuh industri atau orang yang menjual benda ke luar negara. Berusia ini, semua eksportir yang mau melaksanakan pengiriman benda ke luar negara harus penuhi bermacam persyaratan yang legal di negeri tujuan atau negeri asalnya.

Eksportir merupakan bentuk jelas dari terdapatnya kesejagatan yang mana perdagangan pada masing- masing negeri dapat berjalan dengan cara gampang. Apabila pada mulanya para orang dagang harus melampaui sesuatu arah spesial supaya dapat menjual benda atau membeli produk yang dibutuhkannya, hingga dengan terdapatnya perkembangan teknologi serta pemindahan, aktivitas itu dapat dicoba dengan cara gampang.

Eksportir juga dibagi lagi jadi 2 tipe, ialah eksportir produsen serta eksportir non produsen. Orang atau tubuh industri yang berperan selaku eksportir produsen merupakan pihak yang membuat benda. Sebaliknya eksportir non produsen merupakan pihak yang mengirimkan benda kepunyaan industri lain.

Tugas Eksportir

Bila Anda tertarik untuk menjadi eksportir, maka Anda harus mengetahui beberapa tugas yang menjadi tanggung jawab dalam kegiatan ini, yaitu:

  • Menjual barang yang sudah dibuat oleh perusahaan dalam negeri ke pihak atau perusahaan yang berasal dari luar negeri.
  • Menjalin komunikasi dan negosiasi dengan perusahaan asing yang diajak kerja sama dalam kegiatan ekspor-impor.
  • Melakukan perkenalan dan menjelaskan produk yang akan dikirim ke perusahaan luar negeri agar bisa memperoleh klien.
  • Menjaga dengan baik kualitas produk yang diekspor hingga tiba di lokasi tujuan.
  • Menjalin kerjasama dengan para klien baru.

Selain itu, seorang eksportir juga harus mempunyai pengetahuan yang baik di dalam bidang ekspor-impor. Pengetahuan tersebut berupa hukum perdagangan luar negeri, hubungan internasional, ekonomi pemasaran, administrasi bisnis, serta kemampuan berkomunikasi dengan bahasa asing yang baik.

Lalu, Jenis Barang Apa Saja yang Boleh untuk Diekspor?

Berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan terkait ketentuan umum Bidang Ekspor, setidaknya terdapat tiga jenis barang yang diperbolehkan untuk diekspor, yaitu:

  • Barang bebas ekspor: Barang umum yang persediaannya sangat banyak, seperti hasil perkebunan, kerajinan, ataupun baju.
  • Barang ekspor Terbatas: Barang yang termasuk ke dalam golongan ini harus memperoleh izin tertentu sebelum diekspor, seperti dokumen persetujuan ekspor, eksportir terdaftar, dan juga laporan surveyor.
  • Barang yang Dilarang Ekspor: Berbagai barang yang dilarang untuk diekspor ini sudah dijelaskan secara lengkap dalam Peraturan Kementerian Perdagangan No. 45 Tahun 2019.

Dokumen Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Di dalam setiap pengiriman barang keluar negeri, Anda harus bisa menyiapkan berbagai dokumen, yang mencakup packing list, invoice, PEB atau Pemberitahuan Ekspor Barang, Izin Ekspor, Airway Bill dan Bill of lading.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak pemerintah Indonesia pun turut menyediakan berbagai kemudahan dan fasilitas.

Beberapa diantaranya adalah penurunan sampai pembebasan tarif bea masuk ke negara tujuan dan berbagai informasi yang penting untuk memudahkan para eksportir dalam mengembangkan bisnis ekspornya. Pemerintah juga turut menyediakan berbagai informasi di situs Kemendag.

Jadi, eksportir adalah satu bisnis yang memiliki banyak peluang menjanjikan. Lantas, bagaimana cara sukses menjalankan bisnis ini?

Cara Terbaik Memulai Bisnis Eksportir

Peluang bidang usaha ekspor dikala ini sedang terbuka amat luas, sebab bidang usaha ini pasarnya tidak cuma bertumbuh buat lokal saja. Ada banyak sekali produk lokal yang malah banyak disukai warga bumi, semacam bidang usaha garmen ataupun bidang usaha furniture.

Bidang usaha UKM juga memiliki kesempatan yang amat besar buat dibesarkan ke pasar luar negara. Tetapi, dibutuhkan cara serta pemograman yang matang supaya bidang usaha eksportir dapat berjalan dengan bagus.

Nah, sebagian perihal yang dapat Kamu jalani buat jadi pebisnis eksportir merupakan selaku selanjutnya.

1. Memilih dan Menetapkan Produk untuk Negara Tujuan

Perihal awal yang dapat Kamu jalani buat jadi pebisnis eksportir merupakan memutuskan produk serta pula negeri tujuan ekspor Kamu. Dengan sedemikian itu, Kamu dapat lebih fokus lagi dalam meningkatkan metode pemasaran serta pula metode penjualan yang pas.

Data terpaut gaya bidang usaha ekspor hingga kebutuhan warga luar negara dapat Kamu dapat dengan metode melaksanakan bermacam studi di Internet.

2. Melengkapi Legalitas Usaha

Dalam menjalankan bisnis ekspor, Anda harus mempunyai legalitas usaha yang jelas. Beberapa dokumen legalitas usaha yang harus Anda siapkan adalah NPWP, SIUP, TDP, Nomor Induk Kepabeanan, dan sejenisnya.

Dokumen tersebut sangat penting karena akan menyangkut proses administrasi bisnis antar setiap negara. Sebagus apapun produk yang Anda jual, produk tersebut tidak akan diterima secara resmi bila tidak mempunyai legalitas usaha. Nomor Induk Kepabeanan ini bisa Anda peroleh dengan cara mendatangi Kantor Bea Cukai terdekat.

3. Menyiapkan Dokumen Ekspor

Jika Anda sudah melengkapi legalitas usaha, maka hal selanjutnya yang harus Anda siapkan untuk menjadi pebisnis eksportir adalah dokumen ekspor. Tujuannya adalah agar bisa membantu proses administrasi saat produk Anda akan masuk ke negara lain.

Beberapa dokumen ekspor yang Anda harus siapkan mencakup packing list, invoice, dan juga bill of lading.

4. Membuat dan Mendaftarkan Website Bisnis ke Portal Internasional

Agar pembeli bisa dengan mudah mengakses produk Anda, maka kami sarankan untuk membuat situs bisnis dan juga katalog online. Di sana, Anda bisa memberikan seluruh informasi produk Anda, mulai dari harga, deskripsi produk, hingga kontak yang bisa dihubungi.

5. Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

Agar bisa mendukung bisnis lokal untuk bisa berekspansi ke pasar internasional, pihak Pemerintah dan Swasta sudah menyediakan beberapa fasilitas bisnis, terutama yang bisa digunakan oleh para eksportir pemula.

Dengan mengakses laman www.djpen.kemendag.go.id, Anda bisa mendapatkan informasi terkait perwakilan perdagangan dari Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional yang tersebar di lima benua.

Jangan lupa juga untuk memanfaatkan berbagai pameran internasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia, seperti Trade Expo Indonesia.

6. Gunakanlah Media Sosial Untuk Kegiatan Marketing

Sebagai salah satu bisnis yang berjalan di tingkat internasional, Anda bisa memantau hubungan Anda dengan konsumen melalui media sosial. Dengan akses internet yang saat ini sudah tidak terbatas, bisnis Anda bisa lebih luas dikenal oleh konsumen lainnya yang berada di negara lain.

Buatlah konsumen Anda lebih percaya dengan melakukan kegiatan komunikasi dan pemasaran menggunakan media sosial. Beberapa media sosial yang bisa Anda manfaatkan adalah LinkedIn, Instagram, Facebook, Twitter, dan berbagai media sosial lainnya yang sesuai dengan jenis bisnis Anda.

Penutup

Menjadi pebisnis eksportir adalah salah satu pilihan dengan peluang yang sangat besar. Bila Anda cermat, Anda bisa mengambil peluang dengan sangat tepat. Tapi tidak hanya berhenti di sana, Anda juga harus bisa meningkatkan kualitas bisnis Anda agar kegiatan operasional bisa berjalan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *